Pada Desember 2025, proyek pengolahan lumpur berbasis minyak di Afrika berhasil diselesaikan. Solusi ini menggunakan BLJ-16 Unit desorpsi termal untuk mengakomodasi volume daur ulang skala besar pelanggan. Tonggak sejarah ini menandai langkah maju yang penting bagi pelanggan dalam meningkatkan solusi pengelolaan lumpur berbasis minyak mereka. Kolaborasi ini memungkinkan pengurangan di lokasi yang sesuai dan pembuangan yang tidak berbahaya. Proyek pengolahan lumpur berbasis minyak ini juga menunjukkan solusi praktis dan dapat direplikasi yang dapat diterapkan pada industri jasa minyak dan gas di Afrika.
1. Ikhtisar Proyek
- Lokasi proyek: Afrika
- Bahan baku: Lumpur berbahan dasar minyak
- Sistem konfigurasi: BLJ-16 TDU + Sistem Pemberian Umpan Sekrup + Sistem Kondensasi Vertikal
- Durasi proyek: Dari tanggal 27 Maret 2025 hingga 29 Desember 2025, totalnya selama 277 hari.
- Tujuan proyek: Mengurangi volume lumpur berbasis minyak sambil meminimalkan risiko lingkungan.

2. Koordinasi Manufaktur & Logistik

Fase Pembuatan Peralatan
- Tanggal Konfirmasi Pesanan: 27 Maret, 2025
- Tanggal Penyelesaian Manufaktur: 23 Mei 2025
Selama fase manufaktur, konfigurasi sistem dan desain struktural dioptimalkan berdasarkan karakteristik lumpur berbasis minyak. Unit-unit utama, termasuk reaktor utama, sekrup pengeluaran, sistem kondensasi, dan modul pengolahan gas buang, semuanya diproduksi dan diperiksa secara khusus di pabrik. Secara bersamaan, bagian-bagian penting yang rentan dan aksesori terkait instalasi diinventarisasi dengan cermat, sehingga mengurangi ketidakpastian dan potensi penundaan selama instalasi dan pengoperasian di luar negeri.

Fase Pengiriman dan Penerimaan
- Tanggal Keberangkatan Kapal: Juni 24, 2025
- Tanggal kedatangan: 9 Agustus 2025
Sebelum pengiriman, semua komponen dikemas dengan bahan kedap air dan tahan guncangan, serta diberi label dengan jelas sesuai urutan pemasangan dan pengelompokan fungsionalnya. Setelah tiba, tim proyek berkoordinasi dengan operasi pelabuhan setempat dan kondisi lokasi klien untuk mengatur bea cukai, transportasi darat, dan bongkar muat bertahap. Strategi penerimaan bertahap ini mengoptimalkan penyimpanan di lokasi, mengurangi risiko penanganan, dan memastikan waktu penyangga yang cukup untuk kegiatan pemasangan selanjutnya.
3. Instalasi & Komisioning di Lokasi

Fase 1: Persiapan Lahan & Pekerjaan Pondasi
Para insinyur instalasi membantu klien dalam pembersihan lahan, konstruksi bekisting pondasi, dan penandaan tata letak pondasi. Kemudian, tim instalasi mengelas platform kondensasi, platform pengumpanan, dan struktur pendukung, memastikan kesiapan untuk penempatan dan pengangkatan peralatan utama.

Fase 2: Pengangkatan Peralatan & Pengelasan Pipa
Tim instalasi menyelesaikan pengangkatan komponen peralatan utama. Para insinyur kemudian memasang pipa minyak-gas, pipa gas buang, dan pipa pengolahan gas sisa. Terlepas dari pasokan listrik yang tidak stabil dan kondisi cuaca yang berubah-ubah, para insinyur menyesuaikan rencana instalasi untuk mempertahankan kemajuan secara keseluruhan.

Fase 3: Integrasi Sistem & Penyelesaian Fungsional
Di bawah koordinasi di lokasi, para insinyur mengintegrasikan sistem gas bahan bakar, sistem udara pembakaran, sistem air, dan sistem kontrol listrik ke dalam TDU. Tim tersebut memasang lapisan tahan api, isolasi, dan struktur pelindung secara bersamaan, memastikan pengoperasian sistem yang aman dan stabil.

Fase 4: Komisioning & Pelatihan Operator
Pengujian dan pengoperasian sistem interlock dengan bahan baku (15 ton lumpur berbasis minyak) telah dilakukan. Sistem tersebut mencapai pemulihan minyak yang stabil dan pembuangan residu padat yang baik. Kemudian, para insinyur memberikan pelatihan di lokasi kepada operator klien, yang mencakup perawatan rutin operasi standar.
4. Pengiriman yang Sukses
Setelah melalui beberapa tahap pengujian dan optimasi, BLJ-16 Sistem TDU mencapai pengoperasian yang berkelanjutan dan stabil di lapangan. Kinerja pengolahan lumpur berbasis minyaknya memenuhi tujuan proyek. Beston Group Berhasil menerima sertifikat penerimaan proyek. Keberhasilan penyelesaian proyek ini tidak hanya memecahkan masalah pembuangan lumpur berbasis minyak yang telah lama dihadapi klien, tetapi juga menyediakan solusi pengolahan yang dapat direplikasi dan berstandar teknik bagi industri jasa minyak dan gas lokal.

